Jumat, 15 Desember 2017

Hikmadnya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H yang dilaksanakan oleh HMJ PAI periode 2017 berlangsung dengan hikmad,
setelah hari sebelumnya diadakan beberapa perlombaan dan dilanjutkan pada Kamis 14 Desember 2017 dengan agenda penyampaian Mauidzotul hasanah, Pengumuman dan pembagian hadiah bagi pemenang lomba dan penampilan para juara daari setiap lomba.

Panitia mengalami kegundahan, karena pagi hari cuaca terlihat mendung dan sedikit tersiram air hujan. Namun hal tersebut tidak melunturkan semangat para panitia khususunya dan mahasiswa PAI lain yang sudah memenuhi tempat acara sejak pagi. Acara diawali dengan pembacaan maulid Nabi yang dipimpin oleh Mahasiswa PAI dan diringi oleh team hadroh HMJ PAI. Dilanjutkan pada penyampaian prakata panitia oleh Ketua Pelaksana yakni Ahmad Nizar, Sambutan dari Ketua Umum HMJ PAI yakni Jajang Nurjaman, dan sambutan dari Ketua Jurusan PAI yakni Dr. H. Suteja, M.Ag. Dalam sambutannya, Bpk. Dr. H. Suteja, M.Ag menyampaikan: “Bahwasannya Peringatan Maulid Nabi bukanlah kegiatan keagamaan tetapi peringatan ini merupakan budaya Islam, yang bertujuan agar kita bisa mencontoh pribadi Rasulullah SAW yang sempurna, dimana segala perbuatannya bukanlah karena hawa nafsu dan ruhnya karena kasih sayang, serta pribadi yang sangat menyayagi anak yatim.” Ketua Jurusan begitu mengapresiasi Panitia atas terselenggaranya kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini.

Dilanjutkan pada acara Mauidzotul Hasanah oleh Drs. H. Mahfudz, M.Ag yang merupakan Dai wilayah Cirebon sekaligus dosen PAI. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa terdapat dua perempuan yang dijaga kesuciannya yaitu: 1) Siti Asiyah sebagai istri Fir’aun yang tak pernah digauli oleh suaminya, dan 2) Siti Maryam Ibunda Nabi Isa AS.
Sambutan dan mauidzotul hasanah yang telah disampaikan, tentunya akan sangat bermanfaat bagi para mahisiswa khususnya agar bisa menjadi manusia yang mampu meneladani pribadi Rasulullah SAW yang diutus ke alam dunia ini untuk menyempurnakan akhlak.

Neni Rohaeni

About Neni Rohaeni

Hidupilah organisasi, jangan numpang hidup di organisasi.